Prabowo Sentil Birokrat yang Dinilai Persulit Izin Investasi

Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik birokrasi yang dinilai membuat regulasi perizinan semakin rumit dan membebani dunia usaha. Kepala negara menyebut sebagian aturan yang berlapis justru membuka ruang penyimpangan dan memperlambat investasi di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Ia mengaku masih menemukan banyak regulasi teknis maupun aturan kementerian yang tidak efisien meski pemerintah terus mendorong penyederhanaan izin usaha.

Menurut Prabowo, sejumlah birokrat diduga sengaja mempertahankan proses administrasi yang berbelit untuk mencari keuntungan pribadi. Ia menilai kondisi tersebut membuat pelaku usaha kesulitan menjalankan investasi dan memperlambat aktivitas ekonomi nasional.

Prabowo mengatakan berbagai keluhan terus disampaikan investor domestik maupun asing terkait lamanya proses perizinan. Bahkan, ada pengusaha yang harus menunggu izin hingga satu sampai dua tahun sebelum proyek dapat berjalan. Di sisi lain, beberapa negara lain dinilai mampu menyelesaikan proses perizinan hanya dalam hitungan pekan.

Selain investasi, Prabowo juga menyinggung dampak regulasi terhadap pelayanan publik. Ia sebelumnya mengungkap adanya hambatan izin impor gas medis yang sempat membuat pasokan rumah sakit menipis. Kondisi itu disebut terjadi hanya karena proses administrasi yang tidak sederhana.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Prabowo meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumpulkan para ahli guna membentuk satuan tugas khusus deregulasi. Satgas itu nantinya bertugas mengevaluasi dan memangkas aturan yang dinilai menghambat investasi dan pelayanan publik.

Pemerintah menegaskan deregulasi menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing Indonesia di tengah persaingan ekonomi global. Prabowo juga memastikan pelaku usaha yang serius berinvestasi akan mendapat dukungan penuh, sementara pihak yang menyalahgunakan aturan tetap akan ditindak tegas.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Jessie Evelyn Kartadjaja

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

More From Author

Indonesia dan Rusia Teken Kerja Sama Ekonomi Strategis di Kazan

IHSG Anjlok Lebih dari 3 Persen Setelah Rebalancing MSCI