
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam setelah pengumuman hasil rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dalam tiga hari perdagangan terakhir, IHSG tercatat merosot lebih dari 3 persen seiring meningkatnya aksi jual investor asing di pasar saham domestik.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG terkoreksi 3,53 persen ke posisi 6.723,320 pada periode perdagangan 11-13 Mei 2026. Penurunan tersebut terjadi setelah MSCI mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks globalnya, termasuk dari kategori MSCI Global Standard dan MSCI Small Cap.
Tekanan pasar mulai terlihat sejak sesi perdagangan Rabu (13/5), ketika IHSG sempat turun hampir 2 persen dalam sehari. Mayoritas sektor saham berada di zona merah dengan tekanan jual mendominasi perdagangan.
Dalam evaluasi terbaru MSCI, beberapa saham berkapitalisasi besar seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), hingga PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) keluar dari indeks MSCI Global Standard. Sebagian emiten lain juga dicoret dari MSCI Small Cap Indexes.
Analis menilai perubahan komposisi indeks MSCI memicu kekhawatiran terhadap potensi keluarnya dana asing dari pasar domestik. Selain sentimen rebalancing MSCI, pasar juga dipengaruhi tekanan global seperti tingginya inflasi Amerika Serikat dan ketidakpastian geopolitik internasional.
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menilai kepastian hasil evaluasi MSCI justru dapat mengurangi ketidakpastian pasar dalam jangka menengah. Namun, investor asing tetap tercatat melakukan aksi jual bersih mencapai Rp 1,531 triliun pada perdagangan Rabu (13/5). Secara kumulatif sepanjang 2026, net foreign sell di pasar saham Indonesia telah menembus Rp 40,8 triliun.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi pasar modal Indonesia masih dalam batas wajar. Regulator menilai koreksi IHSG merupakan respons alami pasar terhadap perubahan indeks global dan dinamika arus modal asing.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

