Home EkonomiBisnisPasar Tunggu Dividen TLKM Setelah Telkom Cetak Laba Rp17,81 Triliun
Pasar Tunggu Dividen TLKM Setelah Telkom Cetak Laba Rp17,81 Triliun

Pasar Tunggu Dividen TLKM Setelah Telkom Cetak Laba Rp17,81 Triliun

by Jessie Evelyn Kartadjaja

Pelaku pasar mulai menantikan besaran dividen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) setelah emiten telekomunikasi pelat merah tersebut membukukan laba bersih Rp17,81 triliun sepanjang tahun buku 2025. Kinerja positif itu memunculkan ekspektasi bahwa Telkom tetap mempertahankan tradisi pembagian dividen jumbo kepada pemegang saham.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih Telkom tumbuh sekitar 1 persen secara tahunan dibanding periode sebelumnya. Pendapatan konsolidasi juga naik menjadi Rp151,4 triliun, ditopang pertumbuhan bisnis data, internet, dan layanan digital yang masih menjadi motor utama perusahaan.

Kontribusi terbesar masih berasal dari PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) yang menopang pendapatan data dan layanan digital. Selain itu, bisnis infrastruktur data center, cloud, dan konektivitas enterprise mulai memberi kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan perseroan di tengah melambatnya layanan legacy seperti SMS dan telepon suara.

Investor kini fokus pada potensi dividend payout ratio (DPR) TLKM. Dalam beberapa tahun terakhir, Telkom konsisten membagikan sekitar 70–89 persen laba bersih sebagai dividen. Pada tahun lalu, perseroan membagikan dividen senilai Rp17,68 triliun atau Rp178,5 per saham dari laba tahun buku 2024.

Analis pasar menilai kemampuan TLKM menjaga arus kas kuat menjadi faktor utama yang menopang peluang pembagian dividen besar tahun ini. Posisi perusahaan sebagai operator telekomunikasi terbesar di Indonesia juga dinilai membuat fundamental perseroan relatif stabil di tengah kompetisi industri digital dan tekanan belanja modal jaringan.

Di sisi lain, pasar tetap mencermati tantangan yang dihadapi Telkom pada 2026. Persaingan tarif data, kebutuhan investasi infrastruktur 5G, serta tekanan daya beli masyarakat masih berpotensi memengaruhi pertumbuhan pendapatan telekomunikasi nasional. Meski demikian, sektor digital enterprise dan data center diperkirakan menjadi sumber pertumbuhan baru perseroan dalam jangka menengah.

Sejumlah analis memperkirakan TLKM masih menjadi salah satu saham dividen unggulan di Bursa Efek Indonesia tahun ini. Selain menawarkan potensi yield menarik, saham Telkom juga dinilai defensif karena didukung basis pelanggan besar dan bisnis digital yang terus berkembang.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Related Posts