
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus memberantas mafia pangan dan praktik korupsi di sektor pertanian demi melindungi petani serta menjaga ketahanan pangan nasional. Penindakan disebut tidak hanya menyasar pelaku kecil, tetapi juga jaringan kartel hingga manipulasi distribusi pangan.
Amran menyatakan praktik mafia pangan selama bertahun-tahun telah merugikan negara dan menekan kesejahteraan petani. Pemerintah kini memperkuat pengawasan terhadap distribusi pupuk, beras, minyak goreng, hingga penguasaan lahan ilegal yang dinilai mengganggu stabilitas pangan nasional.
Kementerian Pertanian mencatat penindakan sepanjang 2024–2025 telah menyasar puluhan kasus di sektor pertanian, mulai dari manipulasi stok beras, pupuk palsu, hingga penyimpangan distribusi minyak goreng. Aparat juga menetapkan puluhan tersangka dalam berbagai kasus yang berkaitan dengan mafia pangan.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah dugaan praktik pengemasan ulang beras subsidi menjadi beras premium dengan harga lebih tinggi. Pemerintah menyebut hasil pemeriksaan di sejumlah laboratorium menemukan banyak produk beras tidak sesuai standar mutu dan harga eceran tertinggi.
Selain itu, pemerintah juga mencabut ribuan izin pengecer dan distributor pupuk bermasalah sebagai bagian dari reformasi tata kelola distribusi pupuk nasional. Langkah tersebut disebut menjadi salah satu tindakan korektif terbesar di sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir.
Amran menegaskan pemberantasan mafia pangan dilakukan untuk memastikan petani mendapatkan harga yang adil dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah juga menggandeng Satgas Pangan Polri serta aparat penegak hukum lain untuk memperkuat pengawasan di lapangan.
Pengamat ekonomi pertanian menilai perang melawan mafia pangan menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pasokan nasional di tengah ancaman krisis pangan global dan tekanan geopolitik internasional.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

