
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memastikan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan resmi menjadi badan usaha milik negara (BUMN) pada pekan depan. Perusahaan tersebut juga dipastikan berkantor di Gedung Danantara, Jakarta.
Rosan menyebut seluruh persiapan operasional DSI telah dilakukan, termasuk penyediaan kantor dan struktur organisasi perusahaan. Pemerintah menargetkan DSI menjadi instrumen utama pengelolaan ekspor komoditas sumber daya alam strategis Indonesia.
Pembentukan DSI merupakan bagian dari kebijakan baru pemerintah dalam memperkuat tata kelola ekspor nasional. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menerbitkan aturan yang mewajibkan sejumlah komoditas strategis seperti sawit, batu bara, dan ferro alloy diekspor melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah.
Pemerintah menilai skema eksportir terpusat diperlukan untuk menekan praktik under invoicing, transfer pricing, serta potensi kebocoran devisa hasil ekspor. Melalui DSI, negara diharapkan memiliki kendali lebih kuat terhadap perdagangan komoditas strategis nasional.
Rosan juga menjelaskan alasan penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama DSI. Menurutnya, Luke memiliki pengalaman panjang di sektor mineral dan perdagangan internasional, termasuk rekam jejak kepemimpinan di perusahaan multinasional seperti PT Vale Indonesia.
Selain pengalaman bisnis global, kemampuan Luke dalam memahami pasar komoditas dan jaringan internasional disebut menjadi pertimbangan utama pemerintah. Rosan menilai pengelolaan ekspor SDA membutuhkan figur yang memahami perdagangan global dan tata kelola industri mineral.
Pengamat ekonomi menilai pembentukan DSI dapat memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar internasional apabila dijalankan secara profesional dan transparan. Namun, sejumlah pihak juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar model eksportir tunggal tidak memicu monopoli baru dalam perdagangan komoditas nasional.
Pemerintah optimistis DSI akan menjadi salah satu instrumen strategis untuk memperbesar penerimaan negara sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya alam Indonesia di tengah persaingan ekonomi global.




