
Jakarta dinobatkan sebagai kota teraman kedua di kawasan ASEAN berdasarkan pemeringkatan Global Residence Index 2026. Capaian tersebut menempatkan ibu kota Indonesia dalam daftar kota dengan tingkat keamanan terbaik di Asia Tenggara.
Dalam laporan tersebut, Jakarta disebut mengalami peningkatan dari sisi keamanan lingkungan perkotaan, stabilitas sosial, hingga kenyamanan aktivitas masyarakat. Posisi itu dinilai mencerminkan perkembangan pengelolaan kota dan koordinasi keamanan di wilayah metropolitan.
Secara global, Jakarta juga masuk dalam jajaran kota dengan tingkat keamanan yang cukup kompetitif dibanding sejumlah kota besar dunia lainnya. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator, termasuk keamanan publik, infrastruktur, risiko kriminalitas, dan kualitas layanan perkotaan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai capaian itu tidak lepas dari kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban kota.
Beberapa tahun terakhir, Jakarta memang terus melakukan pembenahan di sektor transportasi, pengawasan kawasan publik, hingga digitalisasi layanan kota. Langkah tersebut dinilai membantu meningkatkan rasa aman masyarakat maupun wisatawan.
Meski begitu, sejumlah pengamat urban mengingatkan bahwa tantangan kota besar seperti kepadatan penduduk, kemacetan, dan kesenjangan sosial tetap perlu diantisipasi agar tingkat keamanan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Predikat kota aman juga dianggap penting bagi iklim investasi dan sektor pariwisata. Tingkat keamanan yang baik dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor serta kenyamanan warga asing yang tinggal di Jakarta.
Peringkat tersebut menjadi salah satu indikator bahwa transformasi tata kelola perkotaan di Jakarta mulai mendapat pengakuan internasional. Namun pemerintah tetap diminta menjaga konsistensi pelayanan publik dan keamanan lingkungan di tengah pertumbuhan kota yang terus meningkat.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

