
Nama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali menjadi sorotan internasional setelah disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk menduduki posisi Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada periode mendatang. Meski demikian, Budi memilih merespons isu tersebut dengan santai dan diselingi candaan saat ditanya awak media.
Ketika dimintai tanggapan mengenai peluangnya memimpin lembaga kesehatan global tersebut, Budi sempat tertawa dan melontarkan gurauan. Respons ringan itu kontras dengan berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa bulan terakhir mengenai peluang Indonesia menempatkan wakilnya di pucuk pimpinan WHO.
Pembahasan mengenai peluang Budi menjadi Dirjen WHO mencuat setelah sejumlah media internasional melaporkan bahwa namanya masuk dalam daftar figur yang diperhitungkan untuk menggantikan Tedros Adhanom Ghebreyesus yang masa jabatannya berakhir pada 2027. Beberapa laporan menyebut Budi dinilai memiliki kombinasi pengalaman birokrasi, reformasi sektor kesehatan, dan jaringan internasional yang cukup kuat.
Dalam wawancara yang dikutip media internasional, Budi menegaskan bahwa pencalonan Direktur Jenderal WHO bukan keputusan individu. Menurutnya, proses tersebut harus diajukan secara resmi oleh suatu negara sehingga tidak dapat dilakukan atas inisiatif pribadi semata. Ia menyebut akan memberikan konfirmasi lebih lanjut apabila pemerintah Indonesia benar-benar mengirimkan pencalonan resmi.
Budi juga mengungkapkan bahwa peluang tersebut telah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemerintah memandang positif apabila Indonesia dapat mengambil peran yang lebih besar dalam tata kelola kesehatan global melalui organisasi internasional seperti WHO.
Sejumlah pengamat kesehatan menilai peluang Indonesia memimpin WHO akan menjadi momentum penting bagi diplomasi kesehatan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia aktif terlibat dalam berbagai agenda kesehatan global, mulai dari penanganan pandemi, reformasi sistem kesehatan, hingga penguatan ketahanan kesehatan dunia.
Meski proses pemilihan masih cukup panjang, munculnya nama Budi dalam bursa calon Dirjen WHO menunjukkan meningkatnya perhatian komunitas internasional terhadap peran Indonesia di sektor kesehatan. Jika pencalonan resmi dilakukan, Indonesia berpeluang mencatat sejarah baru dalam kepemimpinan organisasi kesehatan dunia tersebut.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.



