
Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Rachmat Gobel di Jalan Prof. Dr. Soepomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, setelah pengusaha nasional sekaligus anggota DPR RI itu meninggal dunia pada Jumat (10/7) dini hari. Sejak pagi, puluhan papan bunga ucapan belasungkawa dari pejabat negara, tokoh politik, pelaku usaha, hingga berbagai institusi terus berdatangan dan memenuhi area sekitar rumah duka.
Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir pada usia 63 tahun sekitar pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta. Kabar duka tersebut diumumkan oleh pihak keluarga melalui media sosial dan segera mendapat respons dari berbagai kalangan. Sejumlah tokoh nasional hadir untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Pantauan di lokasi menunjukkan papan bunga memenuhi sisi jalan menuju rumah duka. Karangan bunga tersebut berasal dari kementerian, lembaga negara, perusahaan, organisasi, hingga sahabat dan kolega almarhum. Kehadiran para pelayat juga terus berdatangan sejak pagi, terdiri dari anggota DPR, pimpinan partai politik, pengusaha, serta kerabat dekat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal luas di dunia usaha maupun politik nasional.
Semasa hidupnya, Rachmat Gobel dikenal sebagai pemimpin Gobel Group sekaligus pernah menjabat Menteri Perdagangan pada awal pemerintahan Presiden Joko Widodo. Setelah itu, ia aktif sebagai anggota DPR RI dan menjadi salah satu tokoh yang banyak mendorong pengembangan industri nasional, investasi, serta pembangunan di daerah asalnya, Gorontalo. Kiprahnya di sektor bisnis dan pemerintahan membuat almarhum memiliki jaringan luas di berbagai kalangan.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari para tokoh nasional. Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengenang Rachmat Gobel sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan memiliki selera humor yang baik. Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut almarhum sebagai sosok yang baik dan memiliki kepedulian besar terhadap sesama. Kehadiran para pelayat mencerminkan besarnya penghormatan terhadap kontribusi Rachmat Gobel selama berkiprah di dunia usaha dan pemerintahan.
Jenazah Rachmat Gobel disemayamkan di rumah duka sebelum diberangkatkan untuk prosesi pemakaman. Keluarga membuka kesempatan bagi masyarakat, sahabat, dan kolega untuk memberikan penghormatan terakhir. Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, dunia usaha, serta berbagai pihak yang pernah bekerja sama dengannya dalam mendorong pembangunan ekonomi dan industri nasional.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.



