Airlangga Beber Strategi Jaga Status Emerging Market

Airlangga Beber Strategi Jaga Status Emerging Market

Ilustrasi. Foto: Airlangga Beber Strategi Jaga Status Emerging Market

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga status Indonesia sebagai pasar berkembang (emerging market) setelah lembaga penyedia indeks global MSCI mempertahankan klasifikasi tersebut dalam tinjauan terbarunya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan berbagai reformasi di sektor pasar modal akan terus dipercepat untuk meningkatkan kepercayaan investor global sekaligus menjawab sejumlah catatan yang masih diberikan MSCI.

Airlangga menjelaskan perhatian utama MSCI bukan terletak pada fundamental ekonomi Indonesia, melainkan pada aspek transparansi dan integritas pasar modal. Karena itu, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan lembaga terkait telah menyiapkan serangkaian kebijakan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pasar, memperbaiki keterbukaan informasi, serta memperkuat likuiditas perdagangan saham.

Salah satu langkah utama yang telah diterapkan adalah peningkatan ketentuan free float minimum saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen secara bertahap. Selain itu, pemerintah memperkuat transparansi kepemilikan melalui keterbukaan data ultimate beneficial owner (UBO) dan kewajiban publikasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas satu persen. Langkah tersebut diharapkan memudahkan investor global memperoleh informasi mengenai struktur kepemilikan emiten di Indonesia.

Pemerintah juga mempercepat proses demutualisasi Bursa Efek Indonesia, memperkuat penegakan regulasi, meningkatkan standar tata kelola perusahaan terbuka, serta memperdalam pasar modal melalui perluasan peluang investasi bagi dana pensiun dan perusahaan asuransi. Berbagai kebijakan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pasar sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di mata investor institusi internasional.

Menurut Airlangga, reformasi pasar modal tersebut didukung kondisi makroekonomi yang tetap terjaga. Stabilitas inflasi, pengelolaan fiskal yang berhati-hati, serta koordinasi kebijakan bersama Bank Indonesia menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah optimistis kombinasi reformasi struktural dan stabilitas ekonomi akan memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi jangka panjang.

Meski mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market, MSCI menegaskan proses evaluasi belum berakhir. Lembaga tersebut akan kembali meninjau implementasi berbagai reformasi hingga November 2026 sebelum memutuskan apakah Indonesia tetap berada dalam kategori pasar berkembang atau menghadapi proses konsultasi menuju penurunan status. MSCI menilai implementasi kebijakan yang konsisten menjadi faktor utama dalam penilaian berikutnya.

Pemerintah memandang periode beberapa bulan ke depan sebagai kesempatan penting untuk menunjukkan efektivitas reformasi yang telah dijalankan. Airlangga memastikan komunikasi dengan MSCI maupun komunitas investor global akan terus diperkuat agar berbagai perubahan kebijakan dapat dipahami secara lebih baik dan mampu meningkatkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya mampu mempertahankan status sebagai emerging market, tetapi juga memperkuat daya saing pasar modal nasional sehingga mampu menarik lebih banyak investasi asing dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

+ posts

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.

Shama Mangla

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.

More From Author

Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara Rp131,5 Triliun

Kejagung Klaim Selamatkan Uang Negara Rp131,5 Triliun

Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 188 Jiwa

Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 188 Jiwa