Ilustrasi. Foto: ESDM dan Pertamina Beberkan Alasan Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter

ESDM dan Pertamina Beberkan Alasan Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter

Ilustrasi. Foto: ESDM dan Pertamina Beberkan Alasan Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter
Ilustrasi. Foto: ESDM dan Pertamina Beberkan Alasan Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Pertamina menjelaskan alasan di balik kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Penyesuaian tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga keekonomian bahan bakar minyak nonsubsidi. 

Menurut ESDM, harga BBM nonsubsidi ditentukan oleh sejumlah komponen, mulai dari harga produk BBM di pasar internasional, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, biaya distribusi, biaya penyimpanan, hingga unsur perpajakan. Karena faktor-faktor tersebut mengalami peningkatan, penyesuaian harga dinilai tidak dapat dihindari. 

Pertamina menyebut keputusan kenaikan harga telah melalui koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan harga produk tetap mencerminkan kondisi pasar dan biaya operasional yang berlaku. 

Sebagai produk nonsubsidi, Pertamax memang memiliki mekanisme harga yang berbeda dengan BBM yang mendapat subsidi negara. Oleh karena itu, perubahan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah memiliki pengaruh langsung terhadap harga jual di tingkat konsumen.

Pemerintah memastikan kenaikan Pertamax tidak memengaruhi harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar. Kedua produk tersebut tetap mendapat perlindungan melalui skema subsidi agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Ke depan, pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar energi global. Kebijakan harga BBM akan disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan menjaga stabilitas energi nasional. 

Website |  + posts

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.

More From Author

Prabowo Bahas Efisiensi Anggaran MBG, BGN Siapkan Laporan Evaluasi

Prabowo Bahas Efisiensi Anggaran MBG, BGN Siapkan Laporan Evaluasi

Babak Baru Korupsi MBG, Tersangka Bertambah dan Peran Sony Sonjaya Kian Terungkap

Babak Baru Korupsi MBG, Tersangka Bertambah dan Peran Sony Sonjaya Kian Terungkap

Kategori

Google News

Ikuti Berita Terkini

Temukan berita dan informasi terbaru dari Indonesia dan seluruh dunia melalui Google News.