KPI

Hasrul dan Evri Resmi Jadi Pimpinan KPI Pusat

KPI
Ilustrasi. Foto: Hasrul Hasan-Evri Rizqi Terpilih Jadi Ketua dan Wakil Ketua KPI Pusat

JAKARTA, INDONESIA TERKINI – Hasrul Hasan dan Evri Rizqi Monarshi secara resmi diangkat menjadi Ketua dan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat pada hari Rabu tanggal 19 Agustus 2026. Keputusan mengenai pilihan pimpinan tertinggi badan regulasi penyiaran nasional tersebut ditentukan melalui cara musyawarah mufakat dalam rapat pleno yang dihadiri oleh semua anggota komisioner KPI Pusat.

Pemilihan pemimpin baru ini menjadi momen penting dalam memperbarui struktur organisasi dan memperkuat peran KPI sebagai perwakilan publik di bidang penyiaran. Hasrul Hasan yang sebelumnya aktif dalam mengawasi regulasi dan lembaga-lembaga terpercaya kini dipercaya memimpin, didampingi oleh Evri Rizqi Monarshi yang memiliki riwayat tugas yang kuat dalam mengelola konten siaran. Duet kepemimpinan baru ini bertekad memperkuat tugas pengawasan terhadap konten, memastikan siaran yang bermutu, mendidik, dan berkelas, serta memastikan penyiaran nasional tetap relevan di tengah perkembangan cepat teknologi digital.

Mekanisme Rapat Pleno KPI Pusat dan Musyawarah Mufakat

Prosesi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua KPI Pusat berlangsung secara demokratis, mengedepankan asas kekeluargaan dan soliditas antaranggota komisioner. Dalam rapat pleno yang berlangsung di kantor KPI Pusat, kesembilan komisioner menyepakati format kepemimpinan kolektif kolegial yang menempatkan Hasrul Hasan dan Evri Rizqi sebagai nakhoda utama.

Kesepakatan musyawarah mufakat ini dinilai mencerminkan keharmonisan internal dan kesamaan visi seluruh anggota komisioner dalam menjawab tantangan penyiaran yang semakin kompleks.

Usai penetapan ketua dan wakil ketua, rapat pleno dilanjutkan dengan penataan pembagian tugas pada tiga bidang utama KPI, yakni Bidang Kelembagaan, Bidang Pengawasan Isi Siaran, serta Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P).

Prioritas Pengawasan Konten dan Perlindungan Publik

Dalam arahannya pasca-terpilih, Hasrul Hasan menegaskan komitmen KPI Pusat untuk tetap konsisten menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang siar publik yang bersih, sehat, dan ramah keluarga. Penegakan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) akan terus dioptimalkan secara objektif dan terukur.

KPI Pusat akan memperkuat pemantauan (monitoring) siaran televisi dan radio terhadap konten-konten yang berpotensi merugikan kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan.

Perlindungan terhadap nilai-nilai moral, persatuan bangsa, serta pencegahan penyebaran narasi kekerasan, pornografi, dan informasi hoaks menjadi fokus pengawasan tanpa mengabaikan asas kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab.

Menjawab Tantangan Konvergensi Media dan Penyiaran Digital

Tantangan industri media yang kian dinamis dengan pergeseran pemirsa ke platform digital berbasis internet turut menjadi agenda prioritas kepengurusan baru KPI Pusat. Hasrul dan Evri menekankan pentingnya penguatan payung hukum penyiaran yang adaptif terhadap era konvergensi media.

KPI Pusat siap berkolaborasi erat bersama Komisi I DPR RI dan pemerintah dalam memberikan masukan substansial terhadap revisi Undang-Undang Penyiaran.

Langkah ini dipandang penting guna menciptakan kesetaraan regulasi (level playing field) antara lembaga penyiaran konvensional (terestrial) dan penyedia layanan konten digital berbasis internet demi menjamin kedaulatan informasi nasional.

KPI Pusat Bersinergi Bersama Industri Penyiaran dan Publik

Wakil Ketua KPI Pusat terpilih, Evri Rizqi Monarshi, menambahkan bahwa KPI Pusat akan terus mengedepankan pendekatan kolaboratif dan pembinaan bersama asosiasi industri penyiaran seperti ATVSI, ATVLI, dan PRSSNI.

KPI tidak hanya hadir sebagai lembaga pemberi sanksi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong produksi konten-konten lokal yang berkualitas, bernilai edukatif, dan mengangkat kearifan budaya nusantara.

Keterlibatan masyarakat sipil, kalangan akademisi, dan organisasi kepemudaan juga akan diperluas melalui program literasi media agar publik semakin cerdas dan kritis dalam memilah informasi yang disiarkan.

Terpilihnya Hasrul Hasan dan Evri Rizqi Monarshi sebagai Ketua dan Wakil Ketua KPI Pusat menghadirkan optimisme baru bagi kemajuan ekosistem penyiaran Indonesia. Melalui kepemimpinan yang solid, pengawasan berbasis kepentingan publik, serta kesiapan menyongsong konvergensi digital, KPI diharapkan terus mampu menjaga ruang siar nasional sebagai sarana pencerdasan kehidupan bangsa dan perekat persatuan.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

More From Author

febrie

Polri Pastikan Status Tersangka Febrie Penuhi Bukti

KEJAGUNG

Korupsi PT TPL: Kejagung Periksa Pejabat Kehutanan 

Kategori

Google News

Ikuti Berita Terkini

Temukan berita dan informasi terbaru dari Indonesia dan seluruh dunia melalui Google News.