
Sektor industri pengolahan kini menjadi penopang utama kinerja ekspor Indonesia, dengan nilai mencapai US$37,06 miliar sepanjang JanuariโFebruari 2026. Angka tersebut tumbuh 6,69% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan peran strategis manufaktur dalam perdagangan nasional.
Penguatan sektor ini tidak lepas dari kebijakan hilirisasi yang dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi dari ekspor bahan mentah ke produk bernilai tambah dinilai meningkatkan kontribusi industri pengolahan dalam struktur ekspor nasional.
Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, menyebut industri pengolahan kini menjadi mesin utama ekspor Indonesia. Menurutnya, peningkatan proporsi produk manufaktur terjadi seiring berkembangnya industri hilir, khususnya pada komoditas berbasis sumber daya alam seperti nikel.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan sektor ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekspor nonmigas. Pada awal 2026, industri pengolahan menyumbang peningkatan signifikan dalam kinerja ekspor, memperkuat posisinya sebagai tulang punggung perdagangan luar negeri. Beragam komoditas dari sektor ini menjadi pendorong utama, mulai dari produk logam, kimia, hingga komponen elektronik. Variasi produk dengan tingkat nilai tambah berbeda turut memperluas daya saing Indonesia di pasar global.
Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk agar mampu bersaing di pasar internasional. Penguatan teknologi dan inovasi dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor ini.
Ke depan, pemerintah diharapkan terus mendorong industrialisasi berbasis hilirisasi guna memperkuat daya saing ekspor. Dengan strategi tersebut, industri pengolahan diyakini akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.
