Jakpro Bidik Nilai Ekonomi JIS Lewat Naming Rights, Kerja Sama Dirancang Hingga Lima Tahun

Jakpro Bidik Nilai Ekonomi JIS Lewat Naming Rights, Kerja Sama Dirancang Hingga Lima Tahun

Jakpro Bidik Nilai Ekonomi JIS Lewat Naming Rights, Kerja Sama Dirancang Hingga Lima Tahun
Ilustrasi. Foto: Jakarta International Stadium

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus mencari peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi Jakarta International Stadium (JIS). Salah satu strategi yang kini disiapkan adalah penerapan skema naming rights atau hak penamaan stadion melalui kerja sama dengan mitra korporasi.

Melalui skema tersebut, nama stadion dapat dikombinasikan dengan identitas perusahaan tertentu dalam periode kerja sama yang telah disepakati. Jakpro menilai langkah ini berpotensi menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat pemanfaatan aset olahraga bertaraf internasional tersebut.

Menurut rencana, kerja sama naming rights akan berlangsung selama lima tahun. Selama periode tersebut, perusahaan mitra memperoleh hak komersial tertentu sesuai kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak.

Praktik naming rights telah lama diterapkan di berbagai stadion besar dunia sebagai strategi monetisasi aset olahraga. Selain menghasilkan pendapatan tambahan, skema ini juga dapat meningkatkan eksposur merek perusahaan yang menjadi mitra.

Jakpro berharap pendekatan tersebut mampu memperkuat keberlanjutan bisnis JIS tanpa mengurangi fungsi stadion sebagai fasilitas publik dan pusat kegiatan olahraga. Pendapatan yang diperoleh nantinya dapat digunakan untuk mendukung operasional serta pengembangan berbagai program di kawasan stadion.

Selain mengandalkan naming rights, pengelola juga terus mendorong penyelenggaraan konser, pertandingan olahraga, pameran, hingga berbagai kegiatan berskala internasional untuk meningkatkan tingkat utilisasi stadion.

JIS selama ini menjadi salah satu aset strategis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memiliki kapasitas besar dan fasilitas modern. Karena itu, optimalisasi potensi ekonomi stadion dinilai penting agar investasi yang telah dikeluarkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Upaya monetisasi melalui kerja sama komersial diharapkan mampu menjadikan JIS tidak hanya sebagai ikon olahraga, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

More From Author

Pembiayaan Flexi Gold Meroket 1.688 Persen, Jakarta Dominasi Kontribusi Nasional

Pembiayaan Flexi Gold Meroket 1.688 Persen, Jakarta Dominasi Kontribusi Nasional

IHSG Melonjak 2,71 Persen, Investor Asing Tetap Catat Jual Bersih Rp2,93 Triliun

IHSG Melonjak 2,71 Persen, Investor Asing Tetap Catat Jual Bersih Rp2,93 Triliun

Kategori

Google News

Ikuti Berita Terkini

Temukan berita dan informasi terbaru dari Indonesia dan seluruh dunia melalui Google News.