
Organisasi Tani Merdeka Indonesia menilai arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan prinsip ekonomi kerakyatan, asas kekeluargaan, dan keadilan sosial. Pandangan itu disampaikan di tengah agenda pemerintah memperkuat hilirisasi, perlindungan masyarakat kecil, serta penguatan ekonomi nasional berbasis gotong royong.
Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia Aiman Adnan mengatakan kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah dinilai memberi ruang lebih besar kepada kelompok masyarakat kecil seperti petani, nelayan, pedagang pasar, dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Menurut dia, pembangunan ekonomi seharusnya tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan kesejahteraan.
“Kami melihat arah ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945,” kata Aiman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan aksi damai yang digelar Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di kawasan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5). Aksi itu diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah yang terdiri atas petani, pedagang pasar, nelayan, mahasiswa, hingga organisasi kemasyarakatan.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo sempat menyapa massa aksi usai menghadiri rapat paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027. Massa menyuarakan dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan yang dianggap sejalan dengan kebutuhan masyarakat bawah.
Aiman menilai Pasal 33 UUD 1945 harus menjadi dasar pembangunan ekonomi nasional agar kekayaan negara dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap sektor pertanian, pasar rakyat, koperasi, dan UMKM agar tidak kalah bersaing dengan kelompok usaha besar.
Selain itu, Tani Merdeka dan APPSI mendukung langkah pemerintah dalam memberantas praktik ekonomi yang dinilai merugikan masyarakat seperti monopoli, kartel, dan manipulasi harga pangan. Organisasi tersebut juga mendorong penguatan koperasi desa dan distribusi pangan nasional agar kesejahteraan masyarakat meningkat.
Pidato ekonomi Prabowo di DPR sebelumnya juga banyak menyinggung pentingnya menjalankan ekonomi Pancasila dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Pemerintah
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

