
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia mampu menjaga swasembada pangan di tengah meningkatnya konflik geopolitik global yang memicu ketidakpastian ekonomi dan ancaman gangguan rantai pasok dunia. Pernyataan itu disampaikan saat pemerintah memperkuat strategi ketahanan pangan nasional.
Menurut Prabowo, langkah pemerintah selama 19 bulan terakhir mulai menunjukkan hasil dalam menjaga ketersediaan pangan domestik. Ia menyebut penguatan produksi pertanian dan sektor pangan menjadi prioritas utama agar Indonesia tidak bergantung pada impor di tengah situasi dunia yang tidak stabil.
Presiden juga menyoroti pentingnya swasembada sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko geopolitik internasional, termasuk konflik Timur Tengah dan gangguan perdagangan global. Pemerintah menilai negara yang terlalu bergantung pada impor pangan akan lebih rentan menghadapi krisis global.
Dalam sejumlah kesempatan, pemerintah mengklaim produksi beras dan jagung nasional mengalami peningkatan. Selain itu, penguatan sektor pupuk dan distribusi pangan disebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
Prabowo juga menilai ketahanan pangan memiliki posisi strategis dalam memperkuat daya tawar Indonesia di tingkat global. Pemerintah bahkan menargetkan perluasan swasembada ke sektor protein seperti perikanan dan peternakan dalam beberapa tahun mendatang.
Pengamat ekonomi menilai penguatan pangan nasional menjadi langkah penting di tengah ancaman inflasi global dan ketidakpastian pasokan energi dunia. Namun, sejumlah pihak mengingatkan pemerintah agar peningkatan produksi juga dibarengi efisiensi distribusi dan perlindungan petani domestik.
Di tengah memanasnya tensi geopolitik internasional, pemerintah memastikan stok pangan nasional tetap aman dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat terus terjaga.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.




