Home Berita LokalBMKG Pastikan Benda Bercahaya di Langit Malang Diduga Pecahan Roket, Bukan Rudal

BMKG Pastikan Benda Bercahaya di Langit Malang Diduga Pecahan Roket, Bukan Rudal

by Daffa Alfaruq

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa benda bercahaya yang terlihat melintas di langit Kabupaten Malang, Jawa Timur, diduga kuat merupakan pecahan roket luar angkasa, bukan rudal seperti yang sempat beredar di media sosial.

Fenomena tersebut terjadi pada Sabtu malam dan menjadi perbincangan luas setelah video amatir menunjukkan objek terang bergerak cepat dengan jejak cahaya panjang di langit.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan bahwa analisis awal menunjukkan objek tersebut adalah sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

“Ini bukan rudal. Berdasarkan analisis sementara, objek tersebut sangat mungkin merupakan pecahan roket yang terbakar saat turun ke atmosfer,” ujarnya pada Minggu.

Ia menambahkan bahwa fenomena tersebut menyerupai apa yang dikenal sebagai “space jellyfish,” yaitu efek visual dari semburan gas roket yang memantulkan cahaya matahari di ketinggian tinggi sehingga membentuk jejak cahaya memanjang.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan roket seperti Long March CZ-3B, meskipun asal pasti objek tersebut belum dapat dipastikan.

Kardoso juga menyebutkan bahwa kejadian serupa telah terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, seperti di Lampung pada 4 April dan Natuna, Kepulauan Riau, pada 9 April.

Wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis khatulistiwa dinilai lebih sering menyaksikan fenomena ini karena jalur orbit satelit dan lintasan masuknya sampah antariksa.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik apabila melihat fenomena serupa di masa mendatang, karena umumnya tidak berbahaya.

Objek bercahaya tersebut dilaporkan terlihat di Desa Slorok, Kecamatan Kromengan, sekitar pukul 18.46 WIB. Rekaman video yang beredar menunjukkan objek bergerak cepat secara horizontal, memicu rasa penasaran warga.

BMKG menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan, namun tidak ditemukan indikasi ancaman dari kejadian tersebut.

Website |  + posts

Saya berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini.

Related Posts