
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor memicu longsor tebing setinggi sekitar lima meter di Kecamatan Tanahsareal. Akibatnya, dinding sebuah rumah warga jebol setelah terdampak material longsoran.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu dalam durasi cukup lama. Selain faktor cuaca, longsor juga dipicu saluran air yang bocor sehingga mempercepat pergerakan tanah di sekitar tebing.
Material longsor menghantam bagian rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada dinding bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kondisi rumah mengalami kerusakan dan area sekitar lokasi dinilai masih rawan terjadi longsor susulan apabila hujan kembali turun.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Kawasan Bogor dalam beberapa bulan terakhir memang kerap mengalami bencana longsor akibat tingginya curah hujan dan kondisi tanah yang labil. Sejumlah kejadian serupa sebelumnya juga menyebabkan rumah warga rusak, akses jalan tertutup, hingga memaksa warga mengungsi sementara.
BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lereng atau tebing untuk memperhatikan retakan tanah, aliran air tidak normal, serta perubahan struktur bangunan yang dapat menjadi tanda awal longsor. Pemerintah daerah juga diminta mempercepat perbaikan saluran air dan penguatan tebing guna meminimalkan risiko bencana serupa.

