Home Berita LokalKemenkeu Tegaskan Video Purbaya Bagi Modal Usaha adalah Hoaks
Kemenkeu Pastikan Video Purbaya Bagi Modal Usaha adalah Hoaks Deepfake

Kemenkeu Tegaskan Video Purbaya Bagi Modal Usaha adalah Hoaks

by Jessie Evelyn Kartadjaja

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan video viral yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat mendaftar untuk mendapatkan bantuan modal usaha merupakan informasi palsu atau hoaks. Pemerintah menyebut video tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau deepfake. 

Dalam video yang beredar di media sosial, Purbaya disebut meminta masyarakat segera menghubungi nomor tertentu untuk mendaftarkan diri agar memperoleh bantuan modal usaha. Narasi itu ramai dibagikan di berbagai platform digital dan memicu pertanyaan publik terkait kebenaran program tersebut. 

Melalui keterangan resmi yang dikutip Minggu (17/5), Kemenkeu menegaskan video tersebut tidak berasal dari pemerintah maupun Menteri Keuangan Purbaya. Pemerintah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran konten manipulatif yang mengatasnamakan pejabat negara. 

Kemenkeu menyatakan ciri utama video palsu tersebut terlihat dari manipulasi audio dan visual yang dibuat menyerupai pernyataan asli Menteri Keuangan. Modus serupa sebelumnya juga beberapa kali muncul dengan narasi bantuan hibah, pembagian dana, hingga program modal usaha yang mencatut nama Purbaya maupun institusi Kemenkeu.

Lembaga pemerintah itu mengimbau masyarakat agar tidak memberikan data pribadi, nomor rekening, maupun mentransfer uang kepada pihak yang mengatasnamakan pejabat pemerintah tanpa verifikasi resmi. Informasi program pemerintah diminta hanya diakses melalui kanal resmi Kemenkeu dan sumber pemerintah terpercaya. 

Sebelumnya, sejumlah konten serupa juga telah dibantah pemerintah, termasuk narasi bantuan dana hibah hingga pemangkasan gaji aparatur sipil negara yang menggunakan teknologi AI untuk memalsukan suara dan wajah pejabat publik. Fenomena penyalahgunaan deepfake dinilai semakin meningkat seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan di media sosial. 

Pengamat keamanan digital menilai penyebaran konten deepfake berpotensi dimanfaatkan untuk penipuan finansial dan pencurian data pribadi. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dalam menerima informasi viral, terutama yang berkaitan dengan bantuan dana, investasi, maupun program pemerintah yang meminta data pribadi atau transaksi tertentu. 

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.

Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

Related Posts