
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu (20/5) untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai dasar penyusunan RAPBN 2027. Kehadiran kepala negara dalam sidang tersebut menjadi sorotan karena berkaitan langsung dengan arah kebijakan ekonomi dan keuangan negara tahun depan.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan rapat paripurna akan digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mulai pukul 09.00 WIB. Agenda utama sidang adalah penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027 oleh pemerintah yang akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.
“Untuk penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal akan disampaikan langsung oleh Presiden,” ujar Saan di Kompleks Parlemen, Selasa (19/5).
Kehadiran Prabowo dalam rapat paripurna tersebut dinilai penting karena berlangsung di tengah tekanan ekonomi global, pelemahan rupiah, dan gejolak pasar keuangan domestik. Pemerintah diperkirakan akan memaparkan arah kebijakan fiskal, strategi pertumbuhan ekonomi, pengendalian defisit, hingga prioritas belanja negara untuk 2027.
Selain isu fiskal dan ekonomi, DPR juga akan membahas sejumlah agenda lain dalam rapat paripurna, termasuk laporan Badan Legislasi terkait evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2026. Beberapa isu strategis seperti revisi undang-undang dan arah kebijakan ekonomi nasional diperkirakan ikut menjadi perhatian anggota dewan.
KEM-PPKF sendiri merupakan dokumen awal yang menjadi acuan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Dokumen tersebut biasanya memuat asumsi dasar ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar rupiah, harga minyak mentah, hingga target penerimaan negara.
Pengamat ekonomi menilai penyampaian langsung oleh Presiden menunjukkan pemerintah ingin memberikan sinyal kuat terkait stabilitas ekonomi dan arah kebijakan fiskal di tengah ketidakpastian global. Pasar juga menanti langkah pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus mengendalikan tekanan terhadap rupiah dan pasar keuangan domestik.
Sidang paripurna besok juga disebut menjadi salah satu momentum penting bagi pemerintahan Prabowo dalam memaparkan prioritas ekonomi jangka menengah setelah berbagai kebijakan efisiensi anggaran dan program prioritas nasional mulai dijalankan sejak awal masa pemerintahan.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis yang berfokus pada penulisan berita, analisis ilmiah, dan konten media digital. Ia memiliki ketertarikan dalam menyajikan informasi yang kompleks kepada khalayak luas dengan cara yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami.
Pengalaman menulisnya mencakup penulisan artikel berita, makalah akademis, serta konten media sosial yang membahas isu-isu publik, komunikasi, dan praktik media.
Karyanya bertujuan untuk memadukan riset yang cermat dengan penyampaian cerita yang ringkas dan memikat.

