
Video yang memperlihatkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah SMK di Pekalongan, Jawa Tengah, ditemukan berbelatung, viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia makanan menyampaikan permintaan maaf dan langsung melakukan penanganan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026) di SMK Baitussalam, Kota Pekalongan. Sejumlah siswa menemukan belatung pada makanan yang dibagikan, terutama pada lauk ayam. Temuan itu tidak terjadi pada satu orang saja, melainkan dialami oleh beberapa siswa dalam satu waktu.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak SPPG Podosugih segera berkoordinasi dengan pimpinan dan melakukan evaluasi internal. Mereka memastikan makanan yang bermasalah langsung diganti pada hari yang sama agar tidak berdampak lebih luas terhadap siswa.
Koordinator wilayah SPPG Kota Pekalongan, R Atmajaya, menyatakan insiden ini hanya terjadi di satu sekolah dan tidak ditemukan di lokasi lain. Ia menegaskan pihak dapur telah melakukan klarifikasi serta menyampaikan permintaan maaf kepada pihak sekolah atas kejadian tersebut.
Sebagai langkah lanjutan, pengelola program berjanji akan memperketat standar operasional prosedur (SOP), khususnya dalam proses pengolahan dan distribusi makanan. Evaluasi ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat program MBG menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam pemenuhan gizi pelajar.
Hingga kini, penyebab munculnya belatung pada makanan masih dalam penelusuran. Kasus ini sekaligus menyoroti pentingnya pengawasan kualitas dalam program pangan skala besar, terutama yang menyasar kelompok rentan seperti pelajar.



